Rukun Islam dan Adam a.s.

Pertanyaan :

1. Bahwa Islam sebagai agama yang benar dan di ridhai Allah Subhanahu wa Ta'ala, tidak hanya berlaku semenjak zaman Nabi Muhammad SAW, akan tetapi malah semenjak Nabi Adam a.s. yang ingin diketahui ialah dalil-dalilnya baik menurut Alqur'an, maupun hadits, ataupun kitab lain yang menerangkan hal tersebut.

2. Kalau semenjak Nabi Adam a.s. sudah ada, apakah umat-umat dari para Nabi terdahulu juga mengamalkan rukun Islam seperti umat nabi Muhammad sekarang ini?

Jawaban :

Marilah kita kutipkan terlebih dahulu ayat 36 Surat An nahl yang artinya adalah :
"Kepada setiap umat itu, (Allah Subhanu Wa Ta'ala) telah mengutus Rasul, untuk menyerukan : sembahlah Allah (saja) dan Jauhilah Taghuut......."

"Thaaghuut" maksudnya adalah syaithan dan yang disembah selain Allah.

Baca juga Surat Al-Baqarah ayat 285 dan ayat 33 Surat Al-Imran. dalam surat Al-Baqarah ayat 285, jelas disebutkan bahwa nabi Adam itu, adalah seorang di antara para Rasul. dan Akidah yang dibawa (diserukan) Nabi Adam sama saja dengan yang diserukan para Rasul  sebelum Nabi Muhammad S.A.W. yakni sebagaimana disebutkan dalam Surat An-Nahl ayat 36 tersebut di atas.

kami kutipkan juga sebuah hadits Rasulullah S.A.W yang artinya sebagai berikut :
"setiap Nabi diutus khusus kepada bangsanya, akan tetapi saya diutus kepada bangsa yang berkulit putih, merah, maupun yang berkulit hitam" 

dari kutipan sebuah hadits yang lain, Islam itu, sebagaimana yang diterangkan dalam sebuah hadits
" ...................... berkata (Malaikat Jibril) apakah Islam itu?", Nabi Muhammad Menjawab "Islam itu ialah engkau ibadati akan Allah dan tidak engkau menyekutukan sesuatu dengan DIA, engkau mendirikan sembahyang, engkau menunaikan zakat yang difardhukan dan engkau berpuasa di bulan Ramadhan ..... " H.R. Muslim

Itulah pokok-pokok dasar diinul Islam yang diberlakukan Allah Kepada Umat semenjak Nabi Adam diutus ke bumi. bagaimana kaifiyat (cara pengamalannya) tentulah tidak sama antara yang dilaksanakan semasa Nabi Adam A.S ataupun Nabi Nuh A.S. maupun Musa A.S. yang ini tentunya melihat kondisi sesuatu umat. sebagai contoh dapat kami kemukakan bahwa Puasa Ramadhan barulah ditetapkan di zaman Nabi Muhamad S.A.W. Dan ini tentu  saja berlaku bagi umatnya. dan bukan berarti umat terdahulu tidak berpuasa.


Wallahu A'lam BishShawab
Share artikel ke: Facebook Twitter Google+ Linkedin Technorati Digg

Download Aplikasi Cerdas Cermat Islami ==>Disini
Download Aplikasi untuk melatih kecepatan berhitung==> Disini

0 komentar:

Post a Comment

Berkomentar Dengan Baik Dan Sopan