Abu Dujanah Sang Pemilik Sorban Merah

Abu Dujanah, Siapakah Abu Dujanah itu? Abu Dujanah sang pemilik sorban merah..
Assalamualaikum sahabat fillah, bagaimana aktifitas hari ini? Semoga selalu berada dalam lindungan Allah SWT, sahabat fillah sejenak kita mengingat kembali kisah para sahabat salah satunya adalah kisah seorang sahabat Rasulullah SAW Yaitu abu dujanah yang sangat pemberani dan selalu semangat dalam melakukan kebaikan serta jihad di jalan Allah SWT.
Nama lengkap Abu Dujanah adalah simak bin kharasyah al-Anshari. Beliau berasal dari kota madinah dan ikut serta dalam setiap pertempuran. Abu Dujanah dikenal sebagai seorang sahabat yang sangat pemberani dan sangat hebat saat bertempur.
Setelah masuk islam, banyak sekali pertempuran yang ia ikuti. Salah satu pertempuran terbesarnya adalah saat perang uhud, melawan kaum kafir Quraisy. Pada waktu itu kaum muslimin diuji oleh Allah SAW karena tidak mau menaati perintah Rasullah. Oleh sebab itu barisan kaum muslimin tercerai berai akibat serangan musuh. Rasullullah pun terluka, bahkan hamper terbunuh. Tidak ada sama sekali yang tersisa, kecuali hanya beberapa orang yang tetap setia melindungi tubuh Rasulullah dan menjadikan badan-badan mereka tameng hidup.
Di antara para pelindung Rasulullah itu adalah Simak bin Kharasyah al-Anshari yang sangat pemberani. Ia pun berperang dengan sangat hebat, dan luka-luka di sekujur tubuhnya pun tidak dihiraukan.
Itu karena sebelumnya Abu Dujanah telah mendapatkan pedang dari Rasulullah secara langsung. Pada awal sebelum dimulainya peperangan uhud, Rasulullah mengumumkan kepada semua sahabatnya, “Siapa yang bisa mengambil pedang ini dan menunaikan haknya?”
Para sahabat berkerumun, namun tidak ada yang berani menyahut, kecuali seorang yang bernama Abu Dujanah,”Wahai Rasulullah, apakah hak pedang itu?” Rasulullah menjawab, “Engkau berperang dengannya sampai Allah menenangkan kaum muslimin, atau sampai engkau gugur.” Abu Dujanah pun menyanggupi syarat yang diajukan oleh Rasulullah tersebut.
Dengan sorban merah yang telah ia kenakan, Abu D ujanah melangkah mengambil pedang dari Rasulullah dengan bangga. Sampai-sampai cara jalan Abu Dujanah seperti seorang yang sangat sombong. Rasul pu mengatakan,”Sungguh cara berjalan seperti itu sangat dibenci oleh Allah, kecuali pada saat seperti ini(dalam perang)”
Saat kepemimpinan Abu Bakar, beliau menugasi kaum muslimin untuk memerangi nabi palsu. Di antara pejuang islam yang ikut dalam misi ini adalah Abu Dujanah. Beliau berperang melawan pasukan musailamah tanpa kenal rasa takut. Bahkan ketika pasukan nabi palsu itu sedang bersembunyi di balik benteng mereka, Abu Dujanah melemparkan dirinya sendiri kedalam benteng supaya dibuka dari dalam. Dengan perbuatan beliau itulah kakinya sampai patah. Namun demikian, Abu Dujanah masih dapat melawan pasukan Musailamah hingga titik darah penghabisan.
Sesaat sebelum wafatnya, para sahabat yang hadir bertanya kepada beliau, “Apa yang membuat wajahmu berseri-seri?” Abu Dujanah-pun mengatakan rahasianya kepada mereka,”tidak ada perbuatan yang lebih aku harapkan balasannya kecuali dua hal, aku tidak pernah berbicara kecuali dalam hal-hal yang bermanfaat. Aku juga tidak pernah merasa iri atau sakit hati kepada sesama muslim yang lain.”
Beliau pun akhirnya wafat dengan wajah yang berseri-seri setelah mengorbankan dirinya dijalan Allah. Abu Dujanah wafat pada tahun 11 Hijrah pada saat kaum muslimin memerangi pasukan musailamah al-kadzdzab di benteng kaum kematian. Semoga Allah meridhoimu, wahai Abu Dujanah dan mewariskan semangatmu dalam membela agama serta mencintai Allah dan Rasul-Nya.. Aamiin..
 
sahabat nabi abu dujanah

Share artikel ke: Facebook Twitter Google+ Linkedin Technorati Digg

Download Aplikasi Cerdas Cermat Islami ==>Disini
Download Aplikasi untuk melatih kecepatan berhitung==> Disini

0 komentar:

Post a Comment

Berkomentar Dengan Baik Dan Sopan