Sejak Kamis, Mobil Pribadi Di Larang Memasuki Kota Mekah

Mobil-mobil pribadi tak diperbolehkan masuk ke Makkah. Larangan itu di sampaikan lewat pesan singkat elektronik pada beberapa yang memiliki nomer telephone genggam dari beragam operator di Arab Saudi. yang diberlakukan mulai sejak tanggal 3 Dzulhijjah, Dalam pesan singkat yang ditujukan pada yang memiliki nomer telephone genggam permanen, Kementerian Pertahanan Dalam Negeri Arab Saudi mengemukakan, pembatasan lalu-lintas pada mobil-mobil pribadi berlaku sepanjang bln. Dzulhijjah. “Kepada semua masyarakat asli serta mukimin Arab Saudi (ekspatriat), diberitahukan bahwa mulai Kamis 3 Dzulhijjah 1436 H mulai sejak fajar, mobil-mobil pribadi (mobil kecil) tak diperbolehkan masuk ke Kota Makkah Al-Mukarramah sepanjang bln. Dzulhijjah. Kota Makkah seutuhnya bakal disiapkan untuk penyelenggaraan beribadah haji tahunan serta cuma mereka yang memegang izin berhaji yang dapat masuk Kota Makkah, ” sekian bunyi pesan singkat yang disebar Kementerian Pertahanan Dalam Negeri Arab Saudi pada Rabu 16 September. Ajam Rasyid, masyarakat asli Jeddah yang didapati MCH di dekat Hotel Al-Aseer di Distrik Al-Nuzha menyampaikan, larangan mobil-mobil pribadi masuk ke Kota Makkah telah adalah hal yang umum tiap-tiap tahunnya. Cuma saja, kata dia, tahun ini pengamanan masuk ke Kota Makkah diperkirakan lebih ketat dibanding tahun-tahun pada awal mulanya. “Mungkin banyak gosip masalah keamanan mendekati musim haji th. ini, ” kata Ajam tidak menyebutkan khusus gosip keamanan yang dimaksudnya. Ajam meneruskan, peringatan larangan masuk ke Kota Makkah juga telah disebarkan lewat mass media setempat. Dalam pengumuman itu, pemerintah juga mengatakan petugas keamanan bakal menangkap beberapa pelanggar ketentuan haji serta mengambil alih kendaraan mereka. “Biasanya, kendaraan yang diambil alih baru dapat di ambil sesudah musim haji usai, ” katanya. Hudi Nawin, salah seseorang mukimin di Jeddah menyebutkan, beberapa masyarakat Jeddah yang mau turut berhaji umumnya pilih masuk ke Makkah saat sebelum Dzulhijjah. Mereka bakal tinggal ditempat kerabat atau keluarga mereka di Makkah sembari menanti proses puncak haji. “Kalau telah masuk bln. haji, cuma mereka yang mempunyai ijin yang dapat masuk Makkah, ” kata Hudi. Kepala Daerah Kerja Bandara Jeddah-Madinah PPIH Arab Saudi Nurul Badruttamam memberikan, sesungguhnya pintu-pintu perbatasan masuk ke Makkah telah diperketat mulai sejak 1 Dzulhijjah atau Selasa 15 Sepetember. Petugas patroli serta tentara telah diletakkan di titik-titik masuk Makkah di Al-Shumaisi, Al-Qaqiah, serta Al-Taniem. Kontrol di pos-pos kontrol Al-Mahamadia, Al-Hada, Akher, serta Al-Asher juga dikerjakan dengan cara jeli. “Mobil serta orang yak tidak mempunyai ijin bakal diamankan di pos-pos kontrol itu, ”

Source : kemenag go .id
Share artikel ke: Facebook Twitter Google+ Linkedin Technorati Digg

Download Aplikasi Cerdas Cermat Islami ==>Disini
Download Aplikasi untuk melatih kecepatan berhitung==> Disini

0 komentar:

Post a Comment

Berkomentar Dengan Baik Dan Sopan