Aku Bukanlah Penentu Kualitas Surgamu

bahagiaku, ketika aku mengetahui telah menjadi bagian dalam do’a-do’amu. namun aku tidak menginginkan jika seluruh do’amu hanya berisi tentang aku. Bagaimana dengan kedua tuamu, sahabat, dan kerabatmu. letakkanlah niat pada tempat yang sepatutnya, aku bukanlah penentu kualitas surgamu, aku hanya pendukungmu, dan kualitas surgamu tidak ditentukan oleh apa yang kamu pilih, melainkan oleh sikap-sikapmu terhadap mereka. cinta hari ini tidak lagi menjadi sebuah perasaan, melainkan sudah menjadi bagian dari sebuah ketakwaan.


0 Response to "Aku Bukanlah Penentu Kualitas Surgamu"

Posting Komentar

Berkomentar Dengan Baik Dan Sopan

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel