Binatang Yang Dibiarkan Hidup Bebas di Karenakan Nadzar

Terdapat kebiasaan orang-orang non muslim yang mengerat kuping sebuah binatang tertentu, karena diperuntukkan sebagai sai’bah (hewan yang dibiarkan hidup lepas disebabkan sebuah nadzar tertentu) yang ditujukan kepada selain Allah. Nah, jika hewan yang hidup lepas tersebut kita sembelih, lantas kita memakan dagingnya, Apakah hal ini diperkenankan dalam Islam…?

Jika pada realitanya adalam semacam itu, dan jika menangkap hewan sa’ibah tidak menjadikan sebuah bahaya, maka diperbolehkan memungut serta memotong hewan yang memang halal dagingnya secara syariat islam (bukan babi, dan sebagainya : yang diharamkan dalam islam). Halal juga dimakan dagingnya, jika proses pemotongan hewan dilakukan sesuai syariat islam. hukumnya adalah wajib untuk seseorang yang memang memiliki kesanggupan untuk mengambilnya, disebabkan perkara tersebut merupakan bentuk mengingkari kemungkaran serta merupakan bentuk penghapusan terhadap kesyirikan.

Wallahu A’lam Bishshawab

PLPFRI :
  • Syaikh Abdul Aziz bin Abdullah bin Baz
  • Syaikh Abdurrazzaq `Afifi
  • Syaikh Abdullah bin Qu'ud
  • Syaikh Abdullah bin Ghadyan

0 Response to "Binatang Yang Dibiarkan Hidup Bebas di Karenakan Nadzar"

Posting Komentar

Berkomentarlah Dengan Baik Dan Sopan

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel