Persengketaan Pada Hari Kiamat

Dan kemudian Kami sungguh lebih mengetahui orang-orang yang seharusnya dimasukkan ke dalam neraka. Dan tidak ada seorangpun dari padamu, melainkan mendatangi neraka itu. Hal itu bagi Tuhanmu adalah suatu kemestian yang sudah ditetapkan.Surat (Maryam Ayat 70-71)


Terkait ayat ini, Abu Ayyub Al-Anshari ra. meriwayatkan bahwa Rasulullâh shallallâhu ‘alaihi wa sallam bersabda:

“Yang pertama kali akan bersengketa pada Hari Kiamat adalah suami dan istrinya. Demi Allah, kala itu lisan perempuannya kelu. Yang berbicara hanya kedua tangan dan kakinya. Dia menjadi saksi akan kewajibannya atas hak suaminya. Dia pun menjadi saksi atas kewajiban suami terhadapnya. Selanjutnya, seorang suami didakwa bersengketa dengan pembantunya. Para pedagang di pasar yang bersengketa pun didakwa.

Kemudian, setelah berbagai kebaikan disampaikan kepada yang dizalimi dan berbagai keburukan telah ditetapkan atas orang yang menzalimi, dia pun di hadapkan kepada para malaikat yang bengis dalam keadaan terkekang besi. Lalu, dikatakan (kepadanya), ‘Bawalah (orang ini) ke neraka’.

Maka, demi Allah, aku tidak tahu apakah mereka akan memasuki neraka ataukah sebagaimana Allah Ta’ala firmankan (dalam surah Maryam ayat ke-71) ini.” (HR Ath-Thabrani dan Ibnu Mardawaih dengan sanad yang baik, dalam Jalâluddin As-Suyuthi, Ad-Durr Al-Mantsûr fit Ta’wîli bil Ma’sûr, 8/451)

Saudaraku, pastikan selalu agar di antara kita dan pasangan tidak ada permusuhan dan kezaliman yang bisa menyebabkan lahirnya kesusahan pada Hari Perhitungan. Perbanyaklah introspeksi diri, saling mengingatkan dan saling memaafkan. Insya Allah, itu akan lebih meringankan hisab.

source : Teh Ninih

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel