CARA MERAIH CINTA ALLAH

SENANTIASA BERDZIKIR KEPADA ALLAH DALAM SETIAP KEADAAN



Dzikir adalah atribut orang-orang yang mencintai dan sekaligus dicintai Allâh Azza wa Jalla

Disebutkan dalam hadits qudsi:
Allâh Subhanahu wa Ta’ala berfirman,
“Aku (Allâh) bersama hamba-Ku selama ia mengingat-Ku, selagi dua bibirnya bergerak mengingat-Ku”
[HR. Ahmad 2/ 540]

Bila ditilik pada nash-nash yang ada, Allâh Azza wa Jalla tidak sekedar memerintahkan untuk berdzikir, namun juga memperbanyak dzikir

Allâh Azza wa Jalla berfirman:
"Hai orang-orang yang beriman, berdzikirlah (dengan menyebut nama) Allâh, dzikir yang sebanyak-banyaknya."
[QS.Al-Ahzâb/ 33: 41]

Allâh Azza wa Jalla juga menyanjung mereka yang berdzikir dalam setiap keadaan, dengan memberikan gelar ulul albâb (mereka yang mau berpikir) kepada mereka
(Lihat : QS.Ali Imran/3: 191)

Allâh pun menjanjikan mereka yang senantiasa berdzikir bahwa Dia pun akan mengingat mereka dan menanggung mereka
(Lihat : QS.Al-Baqarah/2:12)

Serta membalas mereka dengan ampunan dan ridha-Nya
(Lihat : QS.Al-Ahzab/33: 35

Adapun orang yang beruntung adalah yang diberi taufiq untuk dapat berdzikir ingat kepada Allâh. itulah keuntungan yang paling besar
[Lihat surat Al-Ankabut/29 :45]

Mengapa dzikir kepada Allâh adalah yang paling besar?

Dzikir kepada Allâh adalah bekal seorang Mukmin dan penghias amalnya

Bahkan dzikir adalah komoditi seseorang untuk masuk surga dan untuk menaiki jenjang-jenjang tangga surga

Maka tidak heran bila tak ada sesuatupun yang lebih disesali seorang Mukmin di akhirat seperti penyesalannya karena lupa dari dzikir kepada Allâh

Menyesal Di Hari Kiamat

Rasûlullâh Shallallahu ‘alaihi wa salam bersabda:

"Tidaklah suatu kaum duduk di suatu tempat namun mereka tidak berdzikir kepada Allâh dan tidak bershalawat atas Nabi Shallallahu ‘alaihi wa salam , melainkan kelak mereka akan menyesal pada hari Kiamat, meskipun mereka akan masuk surga untuk mendapatkan pahala mereka."
[HR. Ahmad dalam Musnadnya (2/463)]



Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel