JANGAN SAMPAI HARTAMU MELALAIKANMU

Wahai Pengusaha dan Pekerja Muslim, Jangan Sampai Hartamu Melalaikanmu!

Sejak bangun tidur hingga tidur kembali, banyak di antara manusia yang menjadikan pokok pikirannya adalah harta semata

Tentang bagaimana cara mendapatkan harta, tentang bagaimana cara menjaga harta yang sudah dipunya

Dan demikian seterusnya dari berbagai cabang pikiran tentang harta

Sehingga seluruh gerak-gerik kehidupan mereka hanya berpusat untuk harta dan harta

Tidak terkecuali kita yang mengaku sebagai pengusaha muslim, seringkali kita pun terbawa arus pemikiran seperti itu

Bahkan walaupun kita tahu bahwa hidup kita hanya sementara dan tidak akan membawa harta, tetap saja hati kita seringkali berpusat pada salah satu perhiasan dunia tersebut

Wahai saudaraku,
Mungkin sudah waktunya kita sebagai pengusaha maupun pekerja muslim kembali memikirkan kembali apa tujuan hidup kita?

Apakah benar murni untuk menjalankan tugas sebagai sebagai hamba Allah?

Ataukah sudah berubah menjadi hamba harta dan perhiasan dunia?

Apakah harta yang kita dapat bisa menjadi perantara kita mendapat syurga, atau sudah berubah menjadi tujuan utama hidup dan kehidupan kita?

Apakah harta menjadi budak kita, ataukah kita yang menjadi budak dunia?

Mari kita berintrospeksi

Lihatlah diri kita. Apakah ibadah kita menjadi terhalang karena kesibukan mencari harta dunia?

Apakah waktu untuk menuntut ilmu menjadi terhapus dan tergantikan dengan segala macam kegiatan mencari penghidupan?
Dan seterusnya

Tanyakanlah ke diri kita masing masing.

Dan jika jawabannya adalah IYA , demikian, maka renungkanlah peringatan Allah dalam al-Qur’an:

Hai orang-orang beriman, janganlah hartamu dan anak-anakmu melalaikan kamu dari mengingat Allah.
Barangsiapa yang berbuat demikian maka mereka itulah orang-orang yang merugi
[QS al-Munafiqun:9]

Allah telah memperingatkan kita agar tidak lalai dalam mengingat-Nya karena mengejar harta dunia

Yang sesungguhnya akan kita tinggalkan, tidak akan kita bawa satu sen pun bersama kita ke liang lahad


Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel