-->

KISAH AL-QOMAH KESULITAN UCAPKAN LAILAHAILLALLAH KARENA PENTINGKAN ISTRI DIBANDINGKAN IBU

KISAH AL-QOMAH KESULITAN UCAPKAN LAILAHAILLALLAH
KARENA PENTINGKAN ISTRI DIBANDINGKAN IBU


Gambar : Ilustrasi

Al Kisah : 

        
Cerita ini dari Anas bin Malik R.A. Beliau berkata : Ada seorang pemuda di masa Rasulullah S.a.w . Namanya adalah Al Qomah  dia pemuda yang tekun dan gemar bersodaqoh.
Suatu hari dia jatuh sakit yang kian hari semakin bertambah parah. Saat itulah istrinya    pergi menemui Rasulullah s.a.w memberitahukan keadaan suaminya.

Istri Al-qomah                  : Suamiku sedang dalam keadaan Naza’ wahai Rasulullah.
Nabi Muhammad SAW : Sahabat Bilal, Ali, Ammar, Salman. Pergilah kalian temui Al Qomah, Kalian saksikan bagaimana keadaan Al Qomah !

Berangkatlah mereka hingga sampai di rumah Al Qomah. Merekapun masuk menemui Al Qomah. Mereka berkata pada Al Qomah : Ucapkanlah kaliamat LA ILAA-HA ILLA ALLAH (mentalqin).
Sedikitpun bibir Al-qomah tak bergerak. Sahabatpun merasa Al-qomah sudah pada ujung hayatnya dan mereka yakin bahwa Al Qomah celaka, sebab tak dapat mengucapkan kalimat Tahlil tadi. Maka, mereka menyuruh sahabat Bilal menemui Rasulullah saw - untuk mengabarkan ke adaan Al Qomah.

Rasulullah saw            : Apakah dia punya Ayah Ibu ?
Sahabat                       : Ayahnya sudah lama tiada tetapi dia masih punya Ibu yang sudah renta.
Rasulullah saw      : Hai Bilal. Pergilah kamu ke rumah ibunya Al Qomah sampaikan salamku padanya dan katakan padanya. Jika ia bisa berjalan datang menjumpai Utusan Allah S.a.w (lakukanlah),  jika tidak bias. Maka, Aku butuh dia biarlah utusan Allah swt yang akan datang kepadanya. 

Sahabat Bilal segera berangkat dan menyampaikan salam itu pada Ibu Al Qomah.

Ibu Al Qomah             : Jiwaku dan Jiwanya (Rasulullah) sebagai tebusan .....!!!  Aku yang lebih berhaq mendatangi Rasulullah S.a.w.  imbuh ibu al qomah.Ia pun mengambil tongkat dan berangkat menuju rumah Utusan Allah S.a.w.
Setelah sampai dia berucap salam. Salampun di jawab oleh Rasulullah S.a.w . Kemudian dia duduk di sisi Rasulullah S.a.w .
Rasulullah S.a.w        : Katakan dengan sejujurnya padaku dan andai engkau berbohong padaku maka wahyu dari allah swt akan turun padaku .  Bagaimana sebenarnya prilaku Al Qomah ?
Ibu Al Qomah              : Ya Rasulallah .... Dia (Al Qomah) Sudah Rajin SHOLAT, Rajin PUASA dan sudah sangat banyak berSODAQOH dan tidak di ketahui berapa jumlah nya dan berapa besarnya...!!!
Rasulullah S.a.w         : Lalu ada apa sebenarnya antara engkau dengan dia ?
Ibu Al Qomah             : Ya Rasulallah .... Sebenarnya saya pernah MARAH satu kali kepadanya.
Rasulullah S.a.w         : Karena apa demikian itu ? Tanya Rasulullah S.a.w .
Ibu Al Qomah           : Isterinya lebih dipentingkan dibanding aku, Dia lebih  taat pada isterinya dalam beberapa hal, pada kesempatan lain dia bermaksiat kepadaku (melanggar Haq-haq seorang ibu). 
Rasulullah S.a.w         : Rupanya - Murka ibu AlQomah yang menghijab/menghalangi LISAN AL QOMAH dari mengucapkan SYAHADAT tersebut.

Lalu, Rosulullah Memerintahkan sahabat bilal agar pergi mengumpulkan kayu bakar yang banyak.  NANTI AKU BAKAR SAJA AL QOMAH DENGAN KAYU BAKAR TERSEBUT kata Nabi S.a.w . Ibu Al Qomah Sepontan berkata.

Ibu Al qomah      : Ya Rasulallah… Dia Anakku, dia Buah Hatiku, Benarkah engkau akan membakarnya di hadapanku ? Bagaimana jiwa ini menghadapinya ?
Rasulullah S.a.w       : Wahai Ibu Al Qomah. Siksanya Allah lebih pedih dan kekal. Sesungguhnya kunci agar Allah mengampuni Al Qomah ada padamu. Mak, relakanlah Al Qomah,  Demi dzat yang jiwaku berada dalam kekusaannya. Tak berguna Sholat nya dan Tak berguna Puasanya Al Qomah sepanjang engkau masih murka kepadanya .

Ibu Al Qomah - Lalu menengadahkan tangannya dan berkata : Ya Rasulallah .... Aku bersaksi pada Allah dan Bersaksi kepadamu Ya Rasulallah... Serta aku Aku bersaksi pada Sahabat-sahabat yang hadir di sini. Sesungguhnya aku telah RIDHO pada Al Qomah.

Rasulullah S.a.w        : Wahai Bilal. Pergilah kerumah AlQomah dan lihatlah ! apakah Al Qomah sudah mengucapkan kalimat SYAHADATAIN , semoga saja Ibu Al Qomah tidak berkata yang tidak sesuai dengan Qolbu nya hanya karena MALU PADA UTUSAN ALLAH saja.

Sahabat Bilal pun bergegas menuju rumah Al Qomah setelah sahabat Bilal sampai di depan pintu rumah Al Qomah - ternyata ia mendengar Al Qomah mengucapkan LA ILAHA ILLA ALLAH. 
Sahabat Bilal               : Wahai orang-orang sekalian... Sesungguhnya MURKA IBU ALQOMAH lah yang menghalangi lisan Al Qomah berucap SYAHADAH tadi, dan Sesungguhnya RIDLO nya yang dapat melepaskan lisannya terkunci.

Kemudian Al Qomah pun meninggal di kala itu juga. Lalu Nabi S.a.w hadir dan memerintahkan agar Al Qomah di mandikan dan di kafani , Nabi S.a.w pun mensolatinya lalu Nabi mengantarkan ke pekuburan dan berdiri di bibir di atas kubur dan berKHUTBAH :

      “ Wahai kaum muhajirin dan Ansor ! Siapapun yang mengutamakan isterinya dari pada Ibu nya, maka laknat Allah tetap atasnya dan tak diterima amaliyah wajib dan sunnah nya”.

Semoga cerita diatas, kita dapat mengambil hikmah untuk dijadikan pijakan ilu dan pemahaman agar kita lebih patuh dan hormat, serta menyayangi kedua orang tua. Dan lebih mendahulukan kepentinggannya diatas hal-hal yang lainnya. Hingga kita dapat memperoleh Ridho-Nya. Amiien


Tanbiihul Ghofiliin .

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel